SUDAN SELATAN – Dana Anak PBB (UNICEF) mengatakan lebih dari 200 anak-anak dibebaskan oleh kelompok-kelompok bersenjata di Sudan Selatan.
Di Pibor, Sudan Selatan, sebuah upacara merayakan pembebasan 210 anak-anak,
Mahimbo Mdoe, perwakilan UNICEF di Sudan Selatan mengatakan, “Setiap kali seorang anak dibebaskan dan dapat kembali ke keluarga mereka, itu adalah sumber harapan besar – harapan untuk masa depan mereka dan untuk masa depan negara.”
Tiga dari anak-anak yang dibebaskan adalah perempuan. Rilis tambahan diharapkan dalam beberapa bulan mendatang untuk meningkatkan jumlah anak yang dibebaskan menjadi lebih dari 1.000.
“Kami juga berharap akan ada lebih banyak lagi peristiwa ini sampai tidak ada lagi anak-anak di jajaran kelompok bersenjata,” tambah Mdoe, dikutip Anadolu.
Anak-anak dan keluarga mereka akan diberikan bantuan pangan selama tiga bulan dan akan diberikan pelatihan kejuruan yang bertujuan untuk memungkinkan mereka meningkatkan pendapatan rumah tangga dan ketahanan pangan.
Upacara pelepasan anak sebelumnya diadakan pada bulan Februari dan April di kota Yambio di bagian selatan negara muda.
Masih ada sekitar 19.000 anak yang melayani di jajaran angkatan bersenjata dan kelompok di Sudan Selatan, sebagaimana dicatat UNICEF.
UNICEF mendesak semua pihak dalam konflik untuk mengakhiri perekrutan anak-anak ke dalam kelompok-kelompok bersenjata dan untuk membebaskan semua anak di jajaran mereka.





