Lebih dari 6.000 Warga Bogor Mengungsi akibat Longsor

Ilustrasi

BOGOR – Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan ada lebih dari 6.000 jiwa mengungsi akibat kejadian banjir dan longsor yang terjadi di wilayah Barat Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Rabu (1/1/2020) lalu.

Menurutnya, kurang dari satu minggu setelah petugas berhasil membuka semua akses yang tertutup longsoran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan menginventarisasi jumlah pengungsi secara pasti. Sehingga, data tersebut nantinya dapat digunakan sebagai landasan upaya relokasi.

“Ada yang tidak bisa balik, karena rumahnya terkubur berarti kondisi tanahnya tidak bagus, masih bahaya untuk balik ke situ,” ujarnya, Senin (6/1/2020), dilansir antara.

Ia mengaku akan menyiapkan tempat relokasi bagi warga yang tempat tinggalnya hancur, ataupun rentan terjadinya bencana susulan. Tapi, hingga kini ia masih menerjunkan tim untuk melakukan kajian mengenai lokasi yang dianggap aman dari bencana dan jaraknya relatif tidak jauh.

Pada hari Rabu (1/1) pukul 06.00 WIB terjadi hujan deras yang membuat Sungai Cidurian di Kabupaten Bogor meluap dan mengakibatkan beberapa wilayah sekitarnya mengalami banjir dan longsor.

Beberapa kecamatan di wilayah Barat Kabupaten Bogor yang terdampak bencana tersebut yaitu, Kecamatan Sukajaya, Kecamatan Cigudeg, Kecamatan Nanggung, dan Kecamatan Jasinga.

Advertisement