PROBOLINGGO – Menjelang tahun baru 2018 pengunjung dan wisatawan yang menaiki tangga Gunung Bromo, Jawa Timur diberlakukan kuota 200 orang tiap kelompok, dengan pembatasan waktu di bibir kawah maksimal 15 menit.
Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) Ir John Kenedie, MM mengatakan kuota 200 orang itu dari semula pengunjung yang mencapai 500-700 orang, dan bertujuan untuk keamanan dan keselamatan.
Untuk itu, para pihak juga memberikan imbauan bagi pengunjung yang menaiki tangga Bromo, di mana saat ini di kaki tangga/kawah Bromo telah dipasang garis polisi (police line), papan imbauan dan juga disiapkan posko pengamanan bersama.
Selain itu, terkait dengan pengamanan kawasan dan pengunjung tahun baru 2018 para pihak bersepakat untuk bersama melakukan pengamanan di beberapa lokasi konsentrasi pengunjung.
Tidak hanya itu, guna mengantisipasi sampah di dalam kawasan pada saat puncak kunjungan BBTNBTS bersama-sama para pihak membagikan kantong sampah kepada pengunjung dan pelaku jasa wisata supaya dapat membawa sampahnya kembali.
“Jadi, baik keamanan, keselamatan, hingga masalah menjaga kebersihan dan lingkungan sudah kita antisipasi dengan berbagai upaya,” kata John Kenedie, dikutip Antara.





