Lima Hari Terakhir, Positif Corona di Jakarta Timur Meningkat hingga 1.000 Kasus per Hari

Ilustrasi Tingkat keterisian tempat tidur (bed occupancy) di sejumlah RS di seluruh Indonesia sudah rata-rata 60 persen, bahkan wilayah DKI Jakarta dan Bandung mencapai 80 persen, sementara lonjakan kasus Covid-19 terus terjadi dan nakes termasuk dokter kelelahan dan sudah 503 orang gugur.

JAKARTA – Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur Indra Setiawan menjelaskan angka penambahan konfirmasi positif COVID-19 di Jakarta Timur dalam beberapa hari terakhir meningkat hingga 1000 kasus per hari.

Menurutnya, sebelumnya angka penambahan kasus positif COVID-19 di Jakarta Timur berkisar 200 per hari.

“Kalau di Jakarta Timur sebelumnya per hari 150 sampai 200 kasus baru, tapi lima hari ini kita di atas seribu penambahan kasus baru,” kata Indra Setiawan saat ditemui dalam pembukaan Sentra Vaksinasi COVID-19 di Jakarta International Equestrian Park, Jakarta, Selasa.

Indra Setiawan mengatakan penambahan kasus positif COVID-19 tersebut tak hanya terjadi di Jakarta Timur saja melainkan di wilayah Jakarta lainnya.

Untuk itu, Indra mengatakan salah satu upaya yang bisa dilakukan agar angka positif COVID-19 tidak lagi naik adalah dengan melakukan percepatan vaksinasi bagi warga DKI Jakarta berusia 18 tahun ke atas.

“Sebenarnya apa yang dilakukan di sini banyak dilakukan di beberapa tempat di Jakarta. Ini merupakan kolaborasi antara dunia usaha bekerja sama dengan pemerintah provinsi DKI Jakarta dalam rangka percepatan vaksinasi,” ujar Indra Setiawan,dikutip Antara.

Indra mengatakan untuk wilayah Jakarta Timur sendiri ditargetkan sebanyak 29.000 dosis vaksin diberikan kepada warga setiap harinya untuk mencapai target 8,8 juta warga Jakarta yang menerima vaksin.

 

Advertisement