Lima Kecamatan di Seram Bagian Barat Terendam Banjir, Ribuan Warga Terdamp

Ilustrasi Banjir luapan Kali Ulu merendam permukiman warga di Desa Tanjungsari, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (12/2/2023). (Foto: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah)

MALUKU – Lima kecamatan di Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku, terendam banjir setelah diguyur hujan deras selama beberapa hari dengan intensitas ringan hingga tinggi sejak Rabu (10/7/2024) pukul 07.00 WIT.

Lima kecamatan tersebut yaitu Kecamatan Kairatu, Kecamatan Kairatu Barat, Kecamatan Inamosol, Kecamatan Huamual, dan Kecamatan Huamual Belakang.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) mencatat sebanyak 1.938 jiwa dan 562 rumah terdampak banjir dan mengakibatkan 8 warga mengungsi. Banjir juga menyebabkan 1 unit fasilitas kesehatan terendam air dan 3 jembatan antar desa terdampak.

“Kondisi ini membuat akses transportasi dan aktivitas perekonomian dan sosial masyarakat terganggu,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangan resminya, Kamis (11/7/2024).

Menurut laporan peringatan dini yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) wilayah Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku, masih berpotensi hujan lebat dengan status waspada hingga hari ini.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here