Lima Provinsi Penyumbang Kasus Harian Corona Terbanyak per 8 Februari

Ilustrasi Tingkat keterisian tempat tidur (bed occupancy) di sejumlah RS di seluruh Indonesia sudah rata-rata 60 persen, bahkan wilayah DKI Jakarta dan Bandung mencapai 80 persen, sementara lonjakan kasus Covid-19 terus terjadi dan nakes termasuk dokter kelelahan dan sudah 503 orang gugur.

JAKARTA – DKI Jakarta masih menjadi Provinsi dengan penambahan kasus corona harian terbanyak pada 8 Februari yakni sebanyak 10.817 kasus dari transmisi lokal 10.527 orang dan PPLN 290 kasus dengan kumulatifnya 1.004.469 kasus.

Kemudian diikuti Jawa Barat menambahkan 9.042 kasus terdiri transmisi lokal 9.001 dan PPLN 41 kasus dengan kumulatifnya 779.588 kasus, Banten menambahkan 5.138 kasus terdiri transmisi lokal 5.043 kasus dan PPLN 95 kasus dengan kumulatifnya 177.569 kasus, Jawa Timur menambahkan 3.608 kasus terdiri transmisi lokal 3.594 kasus dan PPLN 14 kasus dengan kumulatifnya 416.596 kasus serta Bali menambahkan 2.425 kasus dari transmisi lokal 2.417 kasus dan PPLN 8 kasus dengan kumulatifnya 128.829 kasus.

Pada sebaran kasus aktif per daerah, ada 5 provinsi dengan angka tertinggi. Yaitu DKI Jakarta sebanyak 81.660 kasus, diikuti Jawa Barat sebanyak 64.774 kasus, Banten sebanyak 37.845 kasus, Bali sebanyak 12.816 kasus dan Jawa Timur sebanyak 7.944 kasus.

Selain itu, per hari ini terdapat 18 provinsi menambahkan kematian dari kasus transmisi lokal. Namun, terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi harian diantaranya, DKI Jakarta 40 kasus dengan kumulatifnya 13.872 kasus, diikuti Jawa Tengah 8 kasus dengan kumulatifnya 30.352 kasus, Bali 9 kasus dengan kumulatifnya 4.103 kasus, Jawa Timur 5 kasus dengan kumulatifnya 29.802 kasus, Bali 5 kasus dengan 4.108 kasus serta Kalimantan Selatan 4 kasus dengan kumulatifnya 2.398 kasus.

Disamping itu, hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, jumlah kumulatif spesimen selesai diperiksa mencapai 75.280.587 spesimen. Terdiri dari spesimen positif (kumulatif) sebanyak 8.540.013 spesimen dan spesimen negatif (kumulatif) sebanyak 65.067.969 spesimen. Positivity rate spesimen (NAAT dan Antigen) harian di angka 17,89% dan positivity rate spesimen mingguan (30 Januari – 5 Februari 2022) di angka 11,28%. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 107 spesimen.

Untuk jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 284.638 orang dan kumulatifnya 50.667.072 orang. Lalu pada hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya meningkat menjadi 46.086.979 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 247.146 orang. Sementara positivity rate (NAAT dan Antigen) orang harian di angka 13,17% dan positivity rate orang mingguan (30 Januari – 5 Februari 2022) di angka 8,32%. Secara sebaran wilayah terdampak masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota.

 

Advertisement