Gorontalo-Listrik di sejumlah Provinsi Gorontalao akan mengalami pemadaman sampai sepuluh hari kedepan.
Hal tersebut disampaikan Manajer PLN Gorontalo Putu Eka Astawa.Pemadaman tersebut dimulai pada hari Sabtu (20/8) di sejumlah lokasi di Provinsi Gorontalo.
“Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan PLN di Gorontalo. Hal ini disebabkan karena adanya pekerjaan ‘uprating’ (penambahan kapasitas) Trafo 150/20 kV di Gardu Induk (GI) Botupingge dari 30 MVA ke 60 MVA,” jelasnya seperti dilansir Elshinta,Sabtu (20/8)
Untuk sementara, suplai listrik dari GI Botupingge akan dialihkan ke PLTD Telaga dan GI Isimu. “Karena keterbatasan daya PLTD Telaga dan GI isimu, kami akan melakukan pemadaman terencana sesuai dengan jadwal yang kami sampaikan kepada publik melalui media cetak maupun elektronik,” katanya.
Peningkatan kapasitas trafo di GI Botupinggesetelah hadirnya PLTG 100 megawatt di Paguat bertujuan meningkatkan kemampuan PLN untuk mensuplai listrik ke Kota Gorontalo, Kabupaten Bone Bolango, dan sekitarnya. Hal tersebut juga mengantisipasi pertumbuhan beban listrik bisnis, industri, dan masyarakat dalam beberapa tahun ke depan yang kenaikannya sangat tinggi di Gorontalo.
Ia menambahkan bahwa dampak positif lainnya dari bertambahnya kapasitas Trafo di GI Botupingge akan mengurangi kebutuhan pembangkit PLTD di Telaga.




