Lombok Diguncang Gempa Lagi, Anak-anak Menangis karena Trauma

MATARAM – Gempa dengan magnitudo 5,7 yang menggetarkan Pulau Lombok pada Kamis (6/12/2018) sekitar pukul 08.00 WIB membuat sekolah-sekolah di Kota Mataram dan sekitarnya memulangkan muridnya.

M Amin, seorang guru di SDN 25 Mataram mengatakan saat gempa terjadi anak-anak di sekolahnya sedang berada di dalam ruangan mengerjakan soal ulangan semester ganjil. Begitu gempa terasa, anak-anak dan para guru langsung berhamburan keluar ruangan menuju lapangan sekolah.

“Banyak anak-anak yang menagis juga, karena masih trauma kejadian gempa di bulan Agustus lalu,” kata Amin.

Ia menambahkan sekolah tidak hanya memulangkan murid lebih awal, namun juga memastikan orangtua atau kerabat menjemput mereka dan memastikan orangtua murid yang tinggal di dekat sekolah sedang berada di rumah.

“Hal itu kita berlakukan untuk memberikan jaminan keamanan dan keselamatan kepada anak-anak,” katanya, dikutip Antara.

Seperti SDN 25 Mataram, sekolah-sekolah lain dari tingkat Taman Kanak-Kanak hingga Sekolah Menengah Atas atau yang sederajat di Kota Mataram juga memulangkan muridnya lebih awal karena gempa.

Diketahui gempa  Kamis pagi tersebut getarannya terasa di sebagian Pulau Lombok dan Bali.

Advertisement