Longsor Batu Tutup Akses Jalan di Prambanan

Ilustrasi/ Antara

SLEMAN – Longsor batu berukuran cukup besar melanda kawasan perbukitan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (18/1/2017) pagi dan telah menutup aksen jalan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sleman, Makwan mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut,  “Tidak ada korban jiwa, korban luka maupun rumah warga yang tertimpa, hanya saja batu berukuran cukup besar tersebut menutup jalan warga,” katanya.

Ia menambahkan batu  longsoran tersebut panjangnya sekitar lima meter, lebar lima meter, dan tinggi 2,5 meter. “Batu menutup akses jalan Desa Gayamharjo- Sambirejo,” katanya.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Yogyakarta mengingatkan adanya potensi hujan deras yang dapat memicu angin kencang, banjir maupun longsor dalam beberapa hari ini.

“Dari sisi meteorologis, wilayah DIY termasuk Kabupaten Sleman satu minggu ke depan masih ada potensi hujan dengan tingkat sedang sampai lebat, dan disertai dengan petir dan angin kencang,” kata Kepala Stasiun Geofisika Kelas 1 Yogyakarta, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika I Nyoman Sukanta.

Menurut dia, dari pengamatan kondisi dinamika atmosfer laut dan pengamatan citra satelit menunjukkan kondisi angin di lapisan 850 mb menunjukkan adanya angin baratan dan petemuan angin di atas Pulau Jawa.

“Kondisi ini disebabkan karena Januari hingga Februari merupakan datangnya angin Muson Asia, dari Asia ke Indonesia. Kondisi tersebut dapat menyebabkan peningkatan potensi hujan lebat di wilayah DIY dengan curah hujan di atas 50 milimeter per hari dan disertai petir maupun angin kencang dengan kecepatan di atas 45 kilometer per jam dan dapat menyebabkan banjir dan longsor,” katanya, seperti dikutip dari antara.

Advertisement