KUPANG – Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, dan sejumlah instansi terkait membersihkan 14 titik di ruas jalan trans-Flores yang menjadi lokasi tertimbunnya material longsor.
Kepala Bagian Humas Pemkab Manggarai Barat Paulus Jeruman, menyampaikan perkembangan dari proses pembersihan reruntuhan longsor yang ada di sepanjang jalan trans-Flores, khususnya di wilayah Kabupaten Manggarai Barat pascabencana longsor serta banjir yang menerjang daerah itu pada Kamis (7/3/2019) pekan lalu.
“Saat ini saya berada di blok S di Kampung Melo. Di lokasi ini longsornya paling parah karena ketebalan longsor bisa mencapai lima meter,” ujar dia, dikutip Antara.
Sejumlah pihak juga terus berhati-hati untuk membersihkan longsor itu karena khawatir akan muncul longsor lainnya di kawasan itu.
Menurut dia jika di blok S itu sudah dibersihkan maka tinggal satu titik lagi yang akan dibersihkan oleh tim yakni yang berdekatan dengan kampung Culu.





