Longsor Parah di Jalan Nasional Kerinci-Padang, Sudah Seminggu Tidak Bisa Dilewati Kendaraan

Ilustrasi Longsor terjadi di sejumlah kawasan Bogor hampir bersamaam, Senin (5/2) di dekat mesjid Attai'wun, Widuri dan Gunung Mas, Riung Gunung dan lintasan KA Bogor - Sukabumi di desa Warung Menteng. Enam orang tewas, tiga lagi belum ditemukan.

SOLOK – Longsor melanda jalan nasional yang menghubungkan Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi dengan Kota Padang, Provinsi Sumatera Baratdi titik Nagari Air Dingin, Kabupaten Solok.

Longsor terjadi hampir sepekan, sejak Sabtu (18/4/2020) dan hingga saat ini masih belum bisa dilalui kendaraan.

“Kita berharap jalan ini bisa segera dilalui karena pasokan bahan pokok, sayur mayur dari Solok menuju Solok Selatan, Kerinci dan sebaliknya, melalui jalur ini,” kata Gubernur Sumbar Irwan Prayitno saat melakukan peninjauan di Solok, Kamis.

Menurut dia kondisi longsoran di titik itu cukup parah hingga membuat badan jalan terputus sepanjang 30 meter. Penanganan dan perbaikan jalan itu diperkirakan akan membutuhkan waktu yang cukup lama.

Meski demikian, Gubernur Irwan Prayitno meminta agar pihak terkait bisa mencarikan solusi darurat agar jalan itu bisa dilalui kendaraan sementara penanganan secara komprehensif bisa dilakukan secara bertahap.

Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah III Padang Aidil Fiqri mengatakan hingga saat ini pihaknya masih mengkaji untuk upaya mempercepat akses kendaraan agar bisa kembali normal.

Longsoran cukup parah dan membuat jurang sedalam 23 meter, sehingga proses pengerjaan membutuhkan waktu yang cukup lama.

 

Advertisement