Lumpuh Persendian Mempercepat Romantika Menghadap Sang Khalik

Jenazah Romantika sampai di kampung halamannya di Lampung Selatan. Foto" Tim Barzah DD

BOGOR – Romantika, 14 tahun, usia yang masih sangat belia mengidap penyakit lumpuh di persendian. Sekitar 2 minggu dia mengidap penyakit tersebut, merasa semakin tidak enak body, siswi Pondok Pesantren Al Ashriyah Nurul Iman Kampung Waru Jaya, Parung, Bogor ini pun dibawa ke rumah sakit di wilayah Bogor.

Tidak lama dirawat karena kondisi fisik yang semakin memburuk, nyawa Ramantika pun tidak tertolong. Anak kedua dari 3 bersaudara ini pun menghembuskan nafas terakahirnya tepat pada Pukul 01.20 dini hari, Selasa (24/11/2015).

Sang Ayah Heroqlu, 44 tahun, shock berat menerima kenyataan itu. Romantika adalah putri satu-satunya dari tiga anaknya. Selain itu, keluarga dhuafa ini pun kebingungan yang luar biasa memikirkan biaya untuk memulangkan jenazah anaknya ke kampung halamannya, Kp. Dusun Johar Baru, Desa Putih Doh, Kecamatan Cukuh Bulak, Kabupaten Tanggamus, Lampung Selatan. .

Herma, 44 tahun, sang bunda bekerja di Pekayon Bekasi sebagai pembantu rumah tangga di sebuah perumahan sejak tiga tahun lalu. Sang ayah hanya seorang guru honorer di SDN 02 kampung halaman nya. Dari pendapatan mereka berdua hanya cukup untuk makan sehari-hari, sehingga ketika anaknya Romantika mendadak perlu biaya, mereka menjadi bingung.

Dengan kemampuan yang sangat minim, menjadi alasan keluarga ini menitipkan Romantika dan kakaknya di Pesantren Al Ashriyah Nurul Iman untuk mendapatkan pendidikan yang layak, karena pesantren ini bebas biaya sampe lulus kuliah.

“Namun sayang baru saja 6 bulan Romantika masuk pesantren ini, ia jatuh sakit dan meninggal dunia,” sesal Ayahnya.

Di tengah kebingunan sang Ayah, ia mendapat info kalau Dompet Dhuafa menyediakan ambulan gratis bagi para dhuafa yang membutuhkan. Setelah mengontak Tim Barzah, jenazah almarhumah pun dapat diantarkan ke kampung halamannya, Lampung Selatan secara cuma-cuma, untuk kemudian dimakamkan di sana.

Direktur Tim Barzah DD Ustad Madroi menyampaikan kepada KBK (25/11/2015), Tim Barzah DD sampai di Rumah Duka di Lampung Selatan, sekitar Pukul 15.50 WIB, Selasa (24/11/2015) dan jenazah langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk diselenggarakan pemakamannya.

Advertisement