Masalah Asmara dan Dendam Diduga jadi Motif Polisi Bunuh Dosen di Jambi

JAKARTA, KBKNEWS.id – Kasus pembunuhan dosen perempuan di Kabupaten Bungo, Jambi, mengungkap fakta mengejutkan yakni pelakunya adalah seorang anggota kepolisian aktif berinisial W yang berdinas di Polres Tebo.

Ia diduga melakukan tindakan keji tersebut karena motif asmara dan persoalan pribadi dengan korban.

Peristiwa tragis itu terjadi di sebuah perumahan di Kecamatan Rimbo Tengah pada Sabtu (1/11). Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku dan korban diketahui memiliki hubungan dekat yang kemudian dilanda konflik.

Ketegangan hubungan keduanya diduga memicu emosi pelaku hingga berujung pada pembunuhan disertai kekerasan seksual.

Autopsi di RSUD Hanafie Bungo menemukan luka serius di wajah, kepala, bahu, dan leher korban, serta indikasi kuat kekerasan seksual. Temuan tersebut menguatkan dugaan bahwa pelaku menyerang korban dalam kondisi marah dan kehilangan kendali emosional.

Pelaku akhirnya ditangkap oleh tim gabungan Polres Bungo dan Polres Tebo di wilayah Tebo pada Minggu (2/11). Polisi turut menyita sejumlah barang bukti, termasuk kendaraan dan telepon genggam yang kini diperiksa untuk mengungkap kronologi lengkap.

Penyidik masih mendalami apakah motif asmara menjadi satu-satunya pemicu atau terdapat faktor lain di balik tindakan brutal tersebut. Pelaku kini terancam sanksi pidana berat serta penindakan etik dari institusi kepolisian.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here