Meletus Delapan Kali, Gunung Agung Keluarkan Butir Bulat Lapili

Ilustrasi kondisi Gunung Agung Siaga III/ Balipost

BALI – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mendeteksi Gunung Agung mengeluarkan butiran abu berbentuk bulat (lapili) sebesar biji merica yang menerjang Desa Ban, Kecamatan Kubu, Karangasem, Sabtu (9/12/2017).

Kepala Bidang Mitigasi PVMBG I Gede Suantika mengatakan keluarnya lapili dari Gunung Berapi sudah lumrah saat gunung api meletus.

 

“Lapili adalah material vulkanik berwarna abu yang berbentuk bundar yang merupakan produk erupsi Gunung Agung ini disebabkan karena kondisi kelembaban dan gaya elektrostatis,” kata dia.

Kondisi ini terjadi apabila material abu berinteraksi dengan air, bisa air dari kawah, sehingga ini sering diasosiasikan dengan letusan freatomagmatik. Kemudian, kelembaban ini juga bisa bersumber pada kondisi meteorologis, seperti abu yang disemburkan berinteraksi dengan awan hujan.

Dilansir Antara, aktivitas kegempaan Gunung Agung sejak pukul 00.01-12.00 WITA tercatat mengeluarkan delapan kali, 18 kali hembusan asap putih tipis, sembilan kali gempa low frekuensi, lima kali vulkanik dalam, empat kali vulkanik dangkal dan satu kali vulkanik jauh.

Advertisement