CHICAGO-Sedikitnya 40 orang menjadi korban serangkaian penembakan selama Memorial Day pada akhir pekan ini. Tercatat puluhan orang lainnya cedera akibat serangkaian aksi teror penembakan yang melanda Chicago , Amerika Serikat.
“Pagi ini seorang pria tewas dan 24 orang lagi cedera di seluruh Chicago,” demikian rilis Departeman Kepolisian Chicago, AS, seperti dilansir Foxnews, Minggu malam atau Senin (30/5) pagi waktu Indonesia.
Kepolisian melansir seorang lelaki berusia 27 tahun ditembak di kepala dan dinyatakan meninggal di lokasi di pinggiran selatan Chicago. Satu senjata api ditemukan di lokasi.
“Tapi tidak jelas apakah senjata itu milik korban atau orang yang menembak dia,” kata Opsir Michelle Tannehill, wanita Juru Bicara Kepolisian Chicago.
Memorial Day biasanya menandai awal musim panas di Chicago, ketika kota tersebut membuka kembali semua pantai Danau Michigan, melanjutkan pesta kembang api rutin di Dermaga Angkatan Laut, dan meluncurkan bermacan acara rekreasi serta pertandingan olah raga.
Namun, akhir pekan Memorial Day, yang berlangsung dari Jumat hingga Selasa , juga meningkat angka kekerasan. Selama akhir pekan peringatan tahun lalu, 12 orang tewas dan tak kurang dari 44 orang lagi cedera di Chicago.
Untuk mempersiapkan diri guna menghadapi peningkatan kekerasan saat akhir pekan Memorial Day, Polisi Chicago telah menginstruksikan ribuan petugas untu bekerja lembur antara Jumat hingga Selasa besok. Ribuan petugas tak berseragam telah dikerahkan, terutama di permukiman yang dilanda kerusuhan, serta taman kota dan pinggir danau.





