Mencari Makanan, Warga Gaza Jadi Sasaran Serangan Israel

Ilustrasi. (Foto: ANTARA/Anadolu)

JAKARTA, KBKNews.id – Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) melaporkan bahwa warga sipil yang kelaparan di Jalur Gaza menjadi korban serangan brutal dari militer Israel saat mereka mencoba mendapatkan makanan di pusat bantuan kemanusiaan di Rafah, Sabtu (7/6/2025).

Dalam keterangan resminya, UNRWA menyampaikan kesaksian seorang warga Palestina yang selamat dari serangan di pusat distribusi bantuan yang dikelola oleh Gaza Humanitarian Foundation (GHF), yayasan bentukan Amerika Serikat dan Israel yang diklaim bertujuan memberikan bantuan kemanusiaan.

Namun, alih-alih menerima bantuan, warga Palestina yang tengah kelaparan justru menghadapi serangan keras dari pasukan Israel saat berada di pusat distribusi tersebut.

Banyak dari mereka terpaksa kembali ke rumah tanpa membawa makanan, namun beruntung selamat dari serangan itu.

UNRWA menekankan bahwa penyaluran bantuan kemanusiaan yang aman dan layak harus segera dipulihkan di Gaza.

Bantuan semestinya disalurkan melalui badan-badan resmi PBB, termasuk UNRWA, agar warga sipil tidak terjebak dalam situasi berbahaya.

Sejak 27 Mei 2025, pasukan Israel telah melancarkan serangan terhadap beberapa zona distribusi bantuan yang didirikan oleh GHF.

Serangan dilakukan di area yang disebut “zona penyangga” yang dibuat Israel, di mana warga sipil yang mengantre bantuan ditembaki.

Data dari Kantor Media Gaza menyebutkan bahwa dalam periode 27 Mei hingga 6 Juni, sedikitnya 110 warga Palestina tewas dan 583 lainnya luka-luka akibat serangan di titik-titik distribusi bantuan tersebut. Hingga kini, masih ada sembilan jenazah yang belum ditemukan.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here