Menderita Obesitas, Arya Permana Tetap Dapatkan Hak Pendidikan

Arya Permana
Arya Permana, Bocah penderita Obesitas asal Karawang/ liputan6.com

BANDUNG- Arya Permana, bocah 10 tahun asal Karawang yang menderita obesitas atau kelebihan berat badan hingga mencapai 190 kg akan diberikan pendidikan yang layak oleh Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana.

Menurut Cellica, hak-hak pendidikan untuk Arya Permana harus tetap diperhatikan. “Terkait masalah pendidikan kami berkoordinasi dengan Disdik Jabar dan Karawang untuk memberikan fasilitas pendidikan yang layak untuk AP (Arya Permana),” kata Bupati Karawang, usai mengantar Arya Permana berobat ke Rumah Sakit Umum Pemerintah Hasan Sadikin Bandung, Senin (11/7/2016).

Ia juga mengungkapkan pemberian fasilitas pendidikan untuk Arya Permana bisa dilakukan dengan cara mendatangkan guru ke tempat bocah obesitas tersebut dirawat. “Mungkin nanti disdik provinsi bisa berkoordinasi dengan Disdik kabupaten tentang bagaimana agar pendidikan AP ini bisa tetap terpenuhi,” kata dia.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat Alma Lucyati menambahkan akan segera menghubungi Dinas Pendidikan Jawa Barat agar mendatangkan guru ke tempat Arya Permana selama dirawat di RSHS Bandung.

“Ruangan akan disediakan khusus, jadi akan ada empat, gurunya hadir langsung ke sana. Kita akan buat senyaman mungkin agar dia bisa tetap mendapatkan perawatan medis dan tetap dipenuhi hak-hak pendidikannya,” ujar Alma, dikutip dari Antara.

Satu pekan sebelum Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriah/Lebaran 2016, Arya Permana sempat berobat jalan ke RSHS Bandung dengan keluhan utama berat badan yang terus meningkat.

Ketua Tim Dokter Rumah Sakit Umum Pemerintah Hasan Sadikin Bandung (RSHS), dr Julistyo TB yang menangani Arya Permana mengatakan, “Idealnya untuk anak seusia AP, dengan tinggi badan sekitar 1,47 meter maka berat badan adalah kurang lebih 50 kg. Sekarang berat anak AP mencapai 190 kg,” katanya.

“Kasus ini cukup berbahaya untuk anak seusianya jika tidak ditangani dengan baik oleh bantuan medis. Kasus kegemukan ini pada dasarnya adanya ketidakseimbangan energi terhadap pemakaiannya,” kata dia.

Namun Direktur Utama Rumah Sakit Umum Pemerintah Hasan Sadikin Bandung dr Ayi Djembarsari MARS mengungkapkan bahwa pihaknya akan berupaya memberikan layanan medis terbaik untuk Arya Permana.

“Kami akan berupaya mengembalikan bobot ideal anak AP, tentunya ini tidak akan mudah dan membutuhkan proses yang lama karena kami harus menghilangkan ibaratnya sekitar 3/4 bobot yang ada pada tubuh pasien anak AP ini,” kata dia.

Senin (11/7/2016), Arya Permana menjalani perawatan dan pengobatan di RSHS Bandung, bocah kelas 4 SD ini datang didampingi oleh orang tuanya, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana dan Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat Alma Lucyati.

Advertisement