Jakarta (KBK)-Badan Pusat Statistik (BPS) merilis secara rutin angka kemiskinan di Indonesia. Data yang dilansir oleh BPS per bulan September 2014 lalu adalah 27,73 juta jiwa yang berarti sekitar 10,96 persen penduduk Indonesia secara keseluruhan.
Kementrian Sosial mengaku program pengentas kemiskinan dari pemerintah memang belum maksimal dan ini merupakan tanggung jawab bersama.
“Kementrian Sosial bukanlah satu-satunya yang bisa menyelesaikan persoalan kemiskinan karena ada17 kementrian yang terkait,”kata Mentri Sosial Khofifah Indar Parawansa kepada KBK di Gedung Kementrian Sosial, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Kamis (8/10).
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa tersebut juga mengatakan, anggaran merupakan salah satu masalah sampai saat ini yang dihadapi dalam menanggulangi kemiskinan.
“Dari Rp149 Trilyun hanya Rp15 Trilyun untuk Kementrian Sosial tahun ini, kalau untuk tahun depan belum ketuk palu dari DPR,tergantung dari DPR”tambahnya.
Kofifah juga mengeluhkan dukungan anggaran dari pemerintah untuk Kementrian Sosial yang sangat sedikit. “APBN tahun ini Rp.2139 Trilyun sedangkan pagu indikatif hanya Rp.10,3 Trilyun, terbayangkan tidak?,”pungkasnya.




