Menteri PU Bongkar Dugaan ‘Nama Besar’ di Korupsi Gedung Cipta Karya

JAKARTA, KBKNEWS.id  – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkap adanya dugaan keterlibatan sejumlah “nama besar” dalam kasus korupsi pembangunan Gedung Cipta Karya.

Ia memastikan perkara ini tidak akan berhenti hanya pada pengembalian kerugian negara, tetapi tetap diproses secara hukum.

Dody menyatakan kasus tersebut sudah diserahkan ke aparat penegak hukum untuk ditindaklanjuti. Ia menekankan, pola lama yang menyelesaikan kasus dengan sekadar mengembalikan uang tidak lagi berlaku.

“Kalau hanya balikin uang lalu selesai, itu bukan di era saya. Pengembalian tetap wajib, tapi proses hukum jalan terus,” ujarnya.

Menurutnya, hingga kini kerugian negara dalam kasus tersebut belum juga dikembalikan, meski waktu telah diberikan. Karena tidak ada itikad penyelesaian, kasus akhirnya dinaikkan ke tahap hukum.

Dody juga memberi sinyal kuat adanya keterlibatan pihak berpengaruh, meski belum mengungkap identitasnya. Ia menegaskan komitmennya untuk menindak siapa pun yang terbukti bersalah, tanpa memandang jabatan.

Ia menyoroti praktik lama di mana pejabat tinggi kerap lolos, sementara pegawai level bawah justru dijadikan kambing hitam. “Saya tidak mau yang kecil dikorbankan, sementara yang di atas bebas,” tegasnya.

Kasus ini kini ditangani Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Sebelumnya, dua pejabat setingkat direktur jenderal di Kementerian PU telah mengundurkan diri usai pemeriksaan internal.

Langkah ini, kata Dody, menjadi bagian dari upaya pembenahan tata kelola anggaran di Kementerian PU agar lebih transparan dan akuntabel, terutama dengan anggaran 2026 yang mencapai lebih dari Rp118 triliun.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here