
MATARAM – Sebanyak 1.405 ton Rastra (Beras Sejahtera) yang akan didistribusikan diporses ulang oleh Perum Bulog NTB. Hal itu diupayakan untuk meminimalisir keluhan masyarakat penerima Rastra.
Proses ulang Rastra itu dilakukan di dua gudang utama; Dasan Cermen Mataram dan gudang Bulog Baru di Praya Lombok Tengah.
Untuk melakukan proses ini, Perum Bulog Divre NTB melibatkan puluhan pekerja sejak Agustus-September 2016 ini. Proses ulang dilakukan dengan tiga metode.
Yakni blower menggunaan seed cleaner. Motode ini membersihkan kembali beras-beras yang berdebu akibat penyimpanan lama.
Metode lainnya adalah di glosor atau di heler ulang. Beras-beras yang ada di gudang Bulog diheler ulang untuk membersihkannya kembali sebelum di didistribusikan.
Metode terakhir adalah pencampuran, beras stok lama dicampur dengan beras stok baru. Kompisisinya 50 Kg beras lama dan 100 Kg beras baru. Atau 60 Kg beras lama dan 40 Kg beras baru, tergantung kondisi terakhir kualitas berasnya.
Metode inilah yang diterapkan, sebelum beras didistribusikan ke penerima Rastra.
Seperti dilansir SuaraNTB, di lapangan masih ditemukan Rastra tak layak konsumsi. Menurut Kepala Bidang OPP Perum Bulog Divre NTB, Muh. Ramadhan didampingi Humas, Sawaluddin Susanto seluruh proses yang dilakukan sebelum Rastra didistribusikan. Sementara itu, setelah didistribusikan sudah bukan tanggungjawab Bulog.




