Miris! Ribuan Staf Medis di Gaza Tak Punya Makanan Berbuka Puasa

Ilustrasi Rumah sakit di Gaza minim fasilitas dan membuat warga harus pergi keluar untuk pengobatan, namun Israel kerap tidak memberi izin

GAZA – Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan sebanyak 2.000 staf medis yang bekerja di rumah sakit di Jalur Gaza utara tidak memiliki makanan untuk berbuka puasa saat bertugas di hari pertama bulan suci Ramadhan.

“Tenaga medis terlalu rentan terhadap kelaparan yang melanda Jalur Gaza utara,” kata juru bicara Kementerian Kesehatan Ashraf al-Qudra dalam sebuah pernyataan.

Dia meminta organisasi bantuan internasional untuk segera bergerak menyediakan makanan bagi staf medis.

Pada hari Senin, warga Palestina di Gaza, seperti kebanyakan Muslim di seluruh dunia, memulai hari pertama Ramadhan di bawah serangan bom Israel yang terus berlanjut di Jalur Gaza, menjadikannya bulan terberat bagi mereka karena mereka harus mengungsi dan kekurangan makanan, air, dan sebagian besar kebutuhan pokok.

Israel telah melancarkan serangan militer mematikan di Jalur Gaza sejak serangan lintas batas pada 7 Oktober yang dipimpin oleh kelompok Palestina Hamas yang menewaskan hampir 1.200 orang.

Lebih dari 31.100 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak, tewas di Gaza, dan lebih dari 72.700 lainnya terluka akibat kehancuran massal dan kekurangan kebutuhan pokok.

Israel juga memberlakukan blokade yang melumpuhkan Jalur Gaza, menyebabkan penduduknya, khususnya penduduk Gaza utara, berada di ambang kelaparan.

Menurut Kementerian Kesehatan Palestina, setidaknya 27 orang meninggal karena kekurangan gizi dan dehidrasi di Gaza akibat blokade Israel.

Perang Israel telah menyebabkan 85% penduduk Gaza terpaksa mengungsi di tengah blokade yang melumpuhkan sebagian besar makanan, air bersih, dan obat-obatan, sementara 60% infrastruktur di wilayah kantong tersebut telah rusak atau hancur, menurut PBB.

Israel dituduh melakukan genosida di Mahkamah Internasional. Keputusan sementara pada bulan Januari memerintahkan Tel Aviv untuk menghentikan tindakan genosida dan mengambil tindakan untuk menjamin bahwa bantuan kemanusiaan diberikan kepada warga sipil di Gaza.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here