JAKARTA – Dalam sepuluh tahun terakhir, jumlah pemudik saat momen Lebaran di Indonesia mengalami fluktuasi.
Kementerian Perhubungan, bekerja sama dengan Badan Kebijakan Transportasi, Badan Pusat Statistik, Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta para pakar dan akademisi di bidang transportasi, telah melakukan survei potensi pergerakan masyarakat selama Lebaran 2024 (Idulfitri 1445 H).
Menurut hasil survei tersebut, perkiraan pergerakan masyarakat pada Lebaran 2024 ini mencapai 193,6 juta orang secara nasional. Jumlah ini setara dengan 71,7% dari total penduduk Indonesia.
Jika prediksi ini terbukti benar, maka jumlah pemudik Lebaran 2024 akan mencatat rekor tertinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Ramadan dan Idulfitri memiliki dampak ekonomi yang besar di Indonesia, terutama karena adanya tradisi mudik. Ini karena momen tersebut tidak hanya terbatas pada wilayah tertentu, tetapi dirayakan oleh mayoritas masyarakat di seluruh negeri.





