Mushola Darurat untuk Pengungsi Gempa Mamuju

MAMUJU – Dompet Dhuafa selain mendistribusikan bantuan logistik dan mendirikan Pos Hangat, juga mendirikan Musholla Darurat, disertai tempat wudhu di lokasi terdampak gempa Mamuju.

Ahmad Yamin, Koordinator Respon Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa pada peristiwa gempabumi Sulbar, menyebutkan, penyintas membutuhkan Musholla untuk melaksanakan ibadah, mengingat dampak gempa dan kondisi tempat mereka mengungsi yang jauh dari tempat ibadah.

“Musholla sebelumnya di atas sudah rusak, dan menuju masjid terdekat harus turun bukit dengan jarak sekitar satu-dua kilometer dari tempat pengungsian. Tenda pengungsian mereka pun masih ada yang terisi lebih dari dua keluarga dalam satu tenda,” sebut Ahmad Yamin, Jum’at (22/1/2021), dilansir dompetdhuafa.org.

Selain itu, di perbukitan tersebut tidak ada toilet. Untuk buang air, penyintas harus turun ke kali atau menggali lubang di tanah. Tim DMC mendirikan sarana MCK agar membantu kebutuhan penyintas di wilayah tersebut.

Tidak hanya itu, Tim DMC juga membuat instalasi Sumur bor Air Bersih (SAB) di beberapa titik pengungsian, salah satunya di area Masjid Baitul Ikhsan Jl. M. Husni Tamrin No. 8 Mamuju. Pasalnya, penyintas yang mengandalkan air bersih bersumber dari Masjid itu dan hanya mengalir dari jam 4-7 pagi.

Advertisement