Myanmar Beri ‘Lampu Hijau’ PBB untuk Kunjungi Rakhine

Ilustrasi patroli Tentara Myanmar di pengungsian Rohingya di Rakhine/ VOA

MYANMAR – Presiden Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) mengatakan Myanmar telah menyetujui didatangi perwakilan DK PBB.

“Jelas kami tertarik pada negara bagian Rakhine. Tidak ada yang lebih baik daripada dapat mengunjungi tanah itu untuk melihat situasinya,” katanya.

Sebelumnya DK PBB sudah mengusulkan kunjungan pada Februari lalu, namun kedatangan mereka ditolak Pemerintah Myanmar dengan alasan belum tepat waktunya.

Kini, Duta Besar Peru Meza-Cuadra, mengatakan sebagaiaman dilansir Channel News Asia, Selasa (3/4/2018), Myanmar sudah memberikan lampu hijaunya.

Hampir 700 ribu warga etnis Rohingya melarikan diri dari negara bagian Rakhine menuju negara tetangga Bangladesh.

Kekerasan yang dilakukan tentara Myanmar disebut sebagai pembersihan etnis oleh PBB, namun Myanmar masih terus menyangkal dan tidak mengijinkan PBB untuk menyelidiki kekerasan yang terjadi.

Advertisement