Cilacap Dilanda Banjir dan Longsor

Ilustrasi

CILACAP -Sejumlah wilayah di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah kembali landa banjir setelah terjadi hujan lebat pada Senin (2/4/2018) malam.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Cilacap Martono mengatakan, meski genangan banjir sudah mulai surut sejak dini hari tadi, namun bencana longsor masih dalam penanganan hingga Selasa (3/4/2018) pagi ini.

Ia mengatakan berdasarkan laporan yang diterima BPBD Cilacap, banjir yang terjadi pada Senin malam sempat menggenangi Desa Sindangsari, Padangjaya, Pahonjean, dan Mulyadadi, Kecamatan Majenang.

Banjir di Desa Sindangsari dan Padangjaya disebabkan limpasan dan jebolnya tanggul Sungai Cilopadang di belakang SPBU Padangjay, sedangkan banjir di Desa Mulyadadi dan Pahonjean akibat limpasan dari Sungai Cijalu yang tidak mampu menampung debit air.

Sementara untuk tanah longsor, kata dia, terjadi di Dusun Cirangkong, Desa Bener, menutup ruas jalan kabupaten menuju Desa Sepatnunggal, Sadahayu, dan Pengadegan.

Warga yang hendak menuju desa-desa tersebut harus memutar melalui Desa Boja.

Advertisement