Myanmar Blokir Bantuan dari PBB untuk Rohingya

Pengungsi Rohingya di penampungan sementara di Balukhali dekat Cox's Bazar, Bangladesh, 2 September 2017/ Reuters

MYANMAR – Myanmar telah memblokir semua badan bantuan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk memberikan pasokan makanan, air dan obat-obatan kepada ribuan warga sipil yang putus asa di tengah-tengah kampanye militer berdarah di Myanmar.

Badan dunia menghentikan distribusi di negara bagian Rakhine utara setelah militan menyerang pasukan pemerintah pada tanggal 25 Agustus dan tentara membalasnya dan membunuh ratusan orang.

Kantor Koordinator Residen PBB di Myanmar mengatakan kepada Guardian bahwa bantuan ditangguhkan karena situasi keamanan dan larangan kunjungan pemerintah membuat mereka tidak dapat memberikan bantuan, karena pihak berwenang tidak memberikan izin untuk beroperasi.

“PBB berada dalam kontak dengan pihak berwenang untuk memastikan bahwa operasi kemanusiaan dapat dilanjutkan sesegera mungkin,” katanya. Bantuan dikirim ke bagian lain negara Rakhine, tambahnya.

Dalam kekerasan paling mematikan selama beberapa dekade di wilayah tersebut, militer dituduh melakukan kekejaman terhadap minoritas Muslim Rohingya yang dianiaya, puluhan ribu di antaranya telah meninggalkan desa-desa yang terbakar ke negara tetangga Bangladesh, dan diantaranya banyak yang menderita luka tembak.

Advertisement