Myanmar dan Bangladesh Sepakati Rencana Pemulangan Rohingya

Pengungsi baru rohingya terlantar di perbatasan Bangladesh, Selasa (17/10/2017)/ AP
MYANMAR – Myanmar dan Bangladesh pada hari Selasa (24/10/2017) sepakat untuk bekerja sama dalam pemulangan kembali pengungsi Rohingya dan mengambil langkah untuk meningkatkan keamanan perbatasan karena hubungan antara tetangga telah tegang oleh arus pengungsi yang terus berlanjut ke Bangladesh.

Pada pertemuan di ibukota Myanmar, Naypyitaw, yang dihadiri oleh menteri urusan rumah tangga Myanmar, Letnan Jenderal Kyaw Swe dan rekannya dari Bangladesh Asaduzzaman Khan, kedua negara menandatangani dua kesepakatan yang mencakup kerja sama keamanan dan perbatasan.

Kedua belah pihak juga telah sepakat untuk menghentikan arus keluar penduduk Myanmar ke Bangladesh, dan untuk membentuk sebuah kelompok kerja bersama, seperti diungkapkan Tin Myint, sekretaris tetap dari kementerian dalam negeri Myanmar.

“Setelah kelompok kerja bersama, verifikasi, (dua) negara telah sepakat untuk mengatur langkah-langkah yang berbeda sehingga orang-orang ini dapat kembali ke tanah air mereka dengan aman dan terhormat dan dalam kondisi aman,” kata Mostafa Kamal Uddin, sekretaris kementerian dalam negeri Bangladesh, dikutip Reuters.

Pejabat tersebut tidak merinci langkah-langkah spesifik yang akan diambil pihak berwenang untuk pemulangan tersebut, namun menambahkan bahwa sebagian besar diskusi ditujukan untuk kesepakatan kerjasama perbatasan dan keamanan yang telah lama dilakukan.

Advertisement