PURWOKERTO – Lokomotif Kereta Api Turangga arah Surabaya-Bandung nyaris mengalami kecelakaan saat melintas di Km 355+1, petak jalan Sidareja-Cipari, Kabupaten Cilacap, karena menabrak suatu benda yang diperkirakan masinis sebagai batu yang kemudian diketahui sebagai potongan rel.
Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto Ixfan Hendriwintoko mengatakan di Purwokerto, berdasarkan laporan peristiwa itu terjadi Rabu (25/10/2017) sekitar pukul 01.30 WIB saat KA Turangga melintas di dekat perlintasan liar, Dusun Cikalong RT 05 RW 06, Desa Sidareja, Kecamatan Sidareja, Cilacap.
“Laporan itu segera ditindaklanjuti oleh petugas Unit Ke.amanan dan Ketertiban dengan mendatangi lokasi kejadian bersama Kepala Resor Unit Jalan Rel dan Jembatan,” katanya.
Sesampainya di lokasi kejadian, petugas menemukan potongan rel yang patah menjadi dua bagian, masing-masing sepanjang 0,5 meter dan 2,5 meter.
Temuan ini segera dilaporkan kepada Kepolisian Sektor Sidarena dan Bintara Pembina Desa serta Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat setempat.
Ixfan menduga potongan rel itu sengaja dipasang oleh seseorang atau sekelompok orang di jalur rel aktif karena kecewa terhadap penutupan perlintasan liar di sekitar lokasi kejadian.
“Kami sangat menyesalkan kejadian itu karena dapat membahayakan perjalanan kereta api. Untungnya KA Turangga yang menabrak potongan rel itu tidak sampai mengalami kecelakaan dan masih bisa melanjutkan perjalanan dalam keadaan selamat,” kata dia, dikutip Antara.





