Nataf Israel, ‘Surga’ yang Mendadak Jadi ‘Neraka’

Kebakaran Israel
Kebakakaran hutan di Nataf mendekati rumah penduduk. Foto: Jerusalem Post

YERUSALEM (KBK) – Biasanya pemandangan dari Puncak Bukit Desa Nataf, Yerusalem alangkah indahnya. Hutan yang menghijau dan pemukiman yang asri karena ada tanaman di sekitar apartemen. Tapi kini Kamis (24/11/2016), daerah Nataf sudah rusak, bukit yang tadinya hijau sekarang sudah hitam dan hangus.

Udara yang tadinya segar kini jadi menyesakkan karena polusi kabut asap, suhu sekitar juga tidak lagi sejuk sudah berubah menjadi gerah, karena api yang terus berkobar di sekitar pemukiman.

Begitu keluh Yuval Cohen, 33 tahun, warga bukit Nataf, Israel, mengisahkan bagaimana si jago merah yang merubah ‘surga’-nya menjadi ‘neraka’ dalam sekejap.

Rumah Cohen, yang didirikan di pinggiran kota, sekitar 15 km dari sebelah barat Yerusalem, kini dengan sedih ia tinggalkan dengan membawa apa yang bisa diselamatkan dan meninggalkan yang tersisa untuk menjadi santapan si jago merah.

Baca Juga : Kebakaran Israel, Palestina Dituduh Biang Keladi

“Kami bangun di pagi hari dan semua lembah sudah ditutupi asap dan kabut, dan kami mengerti bahwa saat ini sudah ada masalah besar. Jadi kami semua berusaha mengambil selang air dan membasahi sekitarnya, “kata Cohen, saat ia berdiri di depan puing-puing rumahnya yang terbakar.

“Orang-orang dari seluruh kota bergabung dengan kami, mereka datang bersama-sama,” katanya.

Rumah Cohen dibangun 30 tahun yang lalu oleh orang tuanya, juga merupakan pusat dari Vipassana Buddhis, atau meditasi mindfulness. Dia mengatakan bahwa praktek meditasi telah membantunya mendapatkan perspektif tentang hilangnya rumah.

“Kami berlatih menenangkan diri, jadi kebakaran ini sebagai ujian bagi kami, untuk melihat hal-hal menghilang seperti ini, kami tetap tersenyum, karena hanya harta benda, ” kata Cohen, yang menyatakan rumahnya sudah diikutkan pada program asuransi kebakaran.

Dikutip dari The Jerusalem Post, Rumah Cohen adalah salah satu dari dua rumah yang hangus di Nataf pada hari Rabu, dan termasuk dari ratusan rumah yang rusak karena kebakaran hebat di seluruh Israel.

Advertisement