MESIR – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu secara diam-diam melakukan perjalanan ke Mesir pada Mei untuk melakukan pembicaraan dengan Presiden Abdel Fattah al-Sisi untuk membahas gencatan senjata Gaza.
Menurut laporan stasiun Channel 10 pada hari Senin (13/8/2018), sebuah sumber AS mengatakan bahwa Netanyahu dan Sisi membahas kemungkinan gencatan senjata jangka panjang di Jalur Gaza dan potensi kembalinya Otoritas Palestina ke wilayah itu pada 22 Mei.
Pertemuan itu diadakan beberapa hari setelah protes 14 Mei yang mematikan di sepanjang perbatasan Gaza terhadap pembukaan kedutaan AS di Yerusalem al-Quds.
Terpisah, Menteri Urusan Militer Israel Avigdor Lieberman mengatakan bahwa putaran lain pertempuran antara Israel dan Palestina di Gaza tidak dapat dihindari.
Terlepas dari berbulan-bulan ketegangan di sepanjang perbatasan, ada juga tiga serangan militer besar antara Israel dan Hamas sejak Juli.
Pada hari Kamis, para pejabat Palestina menegaskan bahwa gerakan perlawanan Hamas dan rezim Israel telah menyetujui gencatan senjata yang dimediasi oleh Mesir untuk menghentikan tembakan lintas perbatasan di Jalur Gaza.





