Netanyahu: Israel Terus Bekerja Hentikan Musuh Peroleh Senjata Canggih

TEL AVIV – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengatakan negaranya sedang mengambil tindakan untuk menghentikan musuh dari memperoleh senjata canggih.

Netanyahu mengeluarkan pernyataan tersebut beberapa jam setelah Damaskus mengatakan Israel meluncurkan rudal di Bandara Internasional Damaskus.

Israel belum secara resmi mengkonfirmasi atau membantah laporan oleh kantor berita Suriah SANA tentang serangan Sabtu malam di bandara internasional Damaskus.

“Israel terus bekerja untuk mencegah musuh-musuh kita mempersenjatai diri dengan persenjataan canggih,” kata kantor Netanyahu, di pertemuan mingguan kabinetnya, Minggu (16/9/2018), dikutip AFP.

“Garis merah kami setajam sebelumnya dan tekad kami untuk menegakkannya lebih kuat dari sebelumnya.”

SANA mengutip sumber militer Suriah yang mengatakan bahwa pertahanan udara menembak jatuh sejumlah rudal yang bermusuhan selama serangan itu.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, sebuah monitor perang yang berbasis di Inggris, mengatakan serangan  itu mengenai sebuah depot senjata di luar bandara.

Israel telah berjanji untuk mencegah musuh bebuyutannya, Iran, yang merupakan pendukung utama pemerintah Damaskus, dari memperoleh pijakan militer di negara tetangga Suriah yang dilanda perang.

Awal bulan ini, Israel mengakui telah melakukan lebih dari 200 serangan pemogokan di Suriah selama 18 bulan terakhir, terutama terhadap sasaran-sasaran Iran.

 

Advertisement