LAGOS (KBK)– Pemerintah Nigeria telah mengkonfirmasi kematian 40 orang dari 86 kasus akibat Demam Lassa.
Menteri Kesehatan Ishak Adewole mengatakan, korban berasal 10 negara bagian.
Adewole menyarakan agar masyarakat meningkatkan kebersihan mereka dan termasuk kebersihan makanan.
Dia juga mendesak masyarakat untuk menghindari kontak dengan tikus serta tidak mengkonsumsi makanan yang terkontaminasi oleh tikus.
Negara-negara yang terkena dampak adalah Bauchi, Nasarawa, Niger, Taraba, Kano, Rivers, Edo, Plateau, Gombe dan Oyo.
Adewole menambahkan bahwa kementerian sudah mengerahkan tim respon cepat ke semua negara yang terkena dampak untuk membantu dalam menyelidiki, memverifikasi kasus dan melacak kontak yang berhubungan.
Selain itu, ia menyarankan anggota keluarga dan petugas kesehatan untuk selalu berhati-hati dan menghindari kontak langsung dengan darah dan cairan tubuh ketika merawat orang sakit yang terinfeksi penyakit ini.
Seperti dilaporkan Xinhua, Sabtu (9/1/2016), kasus pertama dari wabah ini dilaporkan dari Bauchi pada bulan November 2015. Pada tahun 2012, demam Lassa telah merenggut 40 jiwa di 12 negara di seluruh Nigeria.





