Otoritas Palestina Batalkan Pengiriman Vaksin dari Israel karena Hampir Kadaluwarsa

Vaksin Sinovac-PT Biofarma, G-42 buatan UEA dan buatan Astra-Zeneca bersama Oxford University diharapkan siap awal 2021 dan juga bisa digunakan di Indonesia untuk memerangi Covid-19. Vaksin bukan satu-satunya cara, kepatuhan terhadap protokol kesehatan juga harus tetap dilakukan.

TEPI BARATĀ  – Otoritas Palestina membatalkan pengirimanĀ  1 juta dosis vaksin virus corona dari Israel yang akan dikirim ke Tepi Barat karena sudah dekat tanggal kadaluwarsa.

Otoritas Palestina mengatakan, vaksin itu yang mulai dikirim oleh Israel ke Tepi Barat pada Jumat (18/6/2021), namun terlalu dekat tanggal kedaluwarsanya.

Pejabat Palestina dikritik secara keras di media sosial setelah persetujuan itu diumumkan sebelumnya pada Jumat (18/6/2021), dan warga Palestina menuduh mereka menerima vaksin yang tidak memenuhi standar dan kemungkinan tidak efektif.

Dalam mengumumkan persetujuan itu, seperti dilansir VOA, pihak Israel mengatakan, vaksin-vaksin itu akan segera kadaluwarsa tetapi tidak memperinci tanggalnya.

Advertisement