Palestina: Siapa pun Presiden AS, Sama Saja

Suasana debat bakal calon presiden AS dari Partai Republik/BBC

BETHLEHEM—Mayoritas warga Palestina menilai, afiliasi politik calon presiden Amerika Serikat (AS) tidak memiliki perbedaan yang berarti. Mereka menilai, siapa pun presidennya, proses perdamaian di Timur Tengah, khususnya Palestina masih sulit tercapai.

Jajak pendapat yang dilakukan oleh Palestinian Centre for Survey and Research (PSR) yang berbasis di Ramallah diketahui, 52 % responden menjawab baik Republik maupun Demokrat sama saja. Kedunya tidak akan membawa perubahan signifikan terhadap proses perdamaian.

Sementara itu, 27 % respondon menilai, Partai Demokrat lebih baik dibanding Republik, berbanding 16 %.

PSR melaporkan, sebagian besar warga Palestina kurang mengenal calon presiden AS yang akan berlaga. Namun demikian, mereka menolak pernyataan capres Donald Trump yang berencana melarang umat Islam memasuki AS. Selain itu, sebanyak 59 % dari responden setuju dengan pernyataan Hillary Clinton, bahwa upaya perdamaian Israel-Palestina harus terus diwujudkan. Demikian disitat dari Kantor Berita NAM, Kamis (17/3/2016).

Seentara itu, sebanyak 76 % responden juga meyakini, Yahudi Amerika memiliki pengaruh signifikan dalam kebijakan-kebijakan AS selama ini.

Survei dilakukan PSR dengan melakukan wawancara tatap muka yang berlangsung pertengahan Februari. Responden yang diambil berjumlah 1.270 orang, dengan margin of error 3 %.

 

Advertisement