PONOROGO – Pencarian korban longsor di Dusun Tangkil, Desa Banaran, Kecamatan Banaran, Kabupaten Ponorogo dikaui sulit karena medan dan ketebalan tanah yang tebal, karenanya dari pihak BNPB mengajak paranormal untuk ikut terjun dalam pencarian.
“Kami minta tolong paranormal juga. Ya mau tidak mau. Percaya tidak percaya. Dan itu bentuk kearifan lokal. Ya dimanfaatkan saja,” kata Kepala Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Tri Budiarto, Rabu (5/4/2017).
Dia mengaku, terpaksa menggunakan paranormal karena timbunan longsor yang begitu tebal. Apalagi di sektor A yang mencapai 17 meter. “Kondisi timbunan sangat tebal. Kita tetap memerlukan bantuan paranormal. Biar bisa cepat juga. Karena tidak semua bisa tersisir dengan alat berat,” tambahnya, mengutip beritajatim.
Paranormal yang dipakai adalah mereka yang mengetahui kondisi lokasi longsor yakni paranomal asli dari Desa Banaran.
Diketahui pada pencarian di hari keempat kemarin tidak membuahkan hasil, selain ketebalan tanah, cuaca juga tidak mendukung karena sejak siang hujan deras terjadi di lokasi longsor.





