Parcel Ramadan untuk Petugas Kebersihan di Bantul

YOGYAKARTA – Dompet Dhuafa memberikan apresiasi kepada Pak Mujianto, seorang oetugas kebersihan di Bantul pada Selasa (12/4/2022).

Apresiasi diberikan melalui sebuah bingkisan Parsel Ramadan berisi paket sembako lengkap untuk kebutuhan keluarga di rumah. Apresiasi tersebut datang dari para donatur Dompet Dhuafa yang berhasil mengumpulkan dana untuk mengapresiasi orang-orang gigih seperti Pak Mujianto.

Diketahui setiap pagi, ia selalu berada di jalanan untuk melakukan kewajibannya membersihkan jalan. Kawasan yang menjadi tanggungjawabnya adalah sepanjang Jl. Katamso. Ia memastikan, selama 26 hari dalam sebulan ia selalu sana, atau 4 (empat) hari saja ia mendapatkan jatah untuk libur.

Mujianto mulai bekerja sebagai petugas kebersihan di Bantul sejak tahun 2018 hingga sekarang. Atau selama 4 tahun sudah dia menggantungkan kebutuhan keluarganya sebagai petugas kebersihan. Meski hanya digaji dengan nominal UMP yang menurutnya sebenarnya tidak cukup, nyatanya ia mampu menghidupi istri dan anak-anaknya. Meski begitu, perjuangannya tidak lah mudah. Harus dengan cermat ia dan sang istri mengatur segala bentuk kebutuhan keluarga.

Apalagi salah satu anaknya masih balita yang memerlukan banyak kebutuhan. Dua anak lainnya berumur 7 (tujuh) tahun yang sedang menempuh pendidikan di Kelas 1 sekolah dasar dan anak berumur 4 (empat) tahun yang sedang asyik bermain di pendidikan anak usia dini.

Menurutnya, saat bulan puasa terdapat beberapa perubahan pola kerja. Dari segi jam kerja terdapat sedikit pengurangan. Namun di sisi lain, ia harus berangkat lebih awal dari waktu biasanya. Jika pukul 03.00 WIB orang-orang sedang makan sahur, Mujianto dan rekan-rekan lainnya sudah harus berangkat dari rumah untuk bekerja.

“Kalau hari biasa mulai jam 5 pagi sampai jam 2 siang (9 jam). Kalau Ramadan mulai jam 4 sampai 10 pagi,” rincinya.

Bahkan, tak jarang Mujianto makan sahur di jalan-jalan yang ia bersihkan. Jika saat berbuka puasa ia bisa selalu bersama keluarga, saat sahur ia hanya 4 (empat) kali saja bareng bersama keluarga. Meski begitu, banyak orang baik yang menghampirinya saat sahur. Anak-anak muda dan mahasiswa, kata Mujianto, kerap melakukan aksi bagi-bagi makanan sahur di jalanan.

“Alhamdulillah yang selalu saya syukuri saat Ramadan adalah saya bisa buka bersama keluarga setiap hari di rumah. meskipun hanya dengan menu sederhana tapi bisa selalu berbuka dengan keluarga menurut saya adalah suatu kenikmatan yang besar,” ujarnya, dikutip dompetdhuafa.org.

Dia berharap bersama keluarganya selalu diberikan kelancaran rejeki, “Harapan untuk keluarga saya, semoga saya senantiasa diberi kelancaran rejeki untuk anak dan istri, dan semoga selalu diberi kesehatan. Harapan saya sendiri untuk anak-anak adalah yang penting berbakti kepada orangtua dan menyayangi sesama dan menjadi orang yang manfaat bagi masyarakat. Semoga para donatur Dompet Dhuafa selalu juga diberi keberkahan, kelapangan rejeki dan kesehatan,” tutupnya.

Advertisement