Pasca Bentrokan di ‘Great March of Return’, Israel Kembali Buka Penyeberangan Erez dan Gaza

Ilustrasi

GAZA – Otoritas Israel pada Minggu (31/3/2019) membuka kembali penyeberangan komersial Karam Abu Salem dan penyeberangan Erez dengan Gaza, enam hari setelah menutup mereka di tengah-tengah baku tembak antara Israel dan Hamas.

Israel secara teratur menutup kedua penyeberangan, yang memfasilitasi pergerakan orang-orang Palestina dengan izin Israel yang sulit didapat, serta barang dan jasa.

Persimpangan Karam Abu Salem adalah jalur utama yang mentransfer kebutuhan ke hampir dua juta penduduk Gaza, termasuk gas memasak, gandum, dan tepung.

Biasanya ditutup selama liburan resmi Israel dan pada akhir pekan, dan juga memfasilitasi pengiriman bantuan asing ke Gaza.

Mohammed Jamjoom dari Al Jazeera, melaporkan dari Gaza, mengatakan pembukaan penyeberangan itu merupakan “indikasi yang jelas” bahwa upaya mediasi yang dipimpin Mesir berada di jalur yang positif.

“Ada suasana optimisme yang berhati-hati di Gaza,” katanya

Salah satu alasan di balik ketenangan relatif itu, kata Jamjoom, adalah bahwa meskipun terjadi gejolak, situasi di protes pada hari Sabtu tetap jauh lebih tidak kacau daripada yang dikhawatirkan orang akan terjadi.

Sebelumnya pada Sabtu telah terjadi bentrokan dalam peringatan ‘Great March of Return’, dimana empat warga Palestina tewas terbunuh pasukan Israel. Ribuan warga Gaza turun untuk menuntut hak mereka yang selama ini diakui Israel, dimana protes dilangsungkan setiap minggu, dalam satu tahun terakhir ini.

Advertisement