Pasca Penembakan, Para Jamaah Masjid Al Furqan di Queens Merasa Tidak Aman

Warga muslim berunjuk rasa meminta keadilan atas tertembaknya Imam Maulama Akonjee/ Reuters

NEW YORK – Tertembaknya Imam Maulama Akonje dan seorang asisten Thara Udin, setelah melakukan shalat berjamaah di sebuah masjid Al Furqaan di Queens, New York, membuat jamaah masjid lainnya merasa tidak aman.

“Kami benar-benar merasa tidak aman atas kejadian ini,” kata Milat Uddin, seorang jamaah masjid, dikutip dari CBS New York.

“Masa depan kami terancam, karena ini seperti ancaman bagi mobilitas lingkungan kami, dan kami ingin keadilan ditegakkan,” tambahnya.

Diketahui masjid tersebut adalah masjid yang melayani sejumlah besar masyarakat Bangladesh di Ozone Park. Sang imam korban tembakan pun baru sekitar dua tahun lalu pindah dari Bangladehs.

Sejumlah komunitas Muslim yang berkumpul di lokasi kejadian menyebut aksi penembakan sebagai kejahatan berbasis kebencian,dan mereka mengecam perbuatan ini.

Advertisement