Sekitar 160 Masjid akan Ditutup Pemerintah Prancis

PARIS (KBK) Pasca serangan Paris, pemerintah Prancis mulai menyisir masjid satu per satu di negara itu. Sejak 13 Nopember 2015 dikabarkan ada 3 Masjid yang ditutup oleh pemeritah.

Seperti disampaikan Imam Muslim di Paris Hassan El Alaui, Rabu (2/12/2015), menurut angka resmi dan diskusi kami dengan kementerian dalam negeri, akan ada antara 100 dan 160 lebih masjid yang akan ditutup.

“Penutupan dengan dalih mereka dijalankan secara ilegal tanpa izin yang tepat. Selain itu, di masjid ini disebarkan berita kebencian, atau menggunakan pidato Takfiri,” kata Alaui.

Dijelaskannya, takfiris diklasifikasikan sebagai Muslim yang menuduh orang lain murtad, suatu tindakan cercaan sektarian.

“Ini semacam pidato yang tidak diperbolehkan juga di negara-negara Islam, apalagi negara aman seperti Perancis,” kata El Alaoui, yang menjadi Muslim pertama menjadi Ustad di penjara, 2005.

Penutupan masjid baru-baru ini, katanya, berdasarkan hukum yang berwenang dan harus terjadi karena pihak pemerintah menemukan hal ilegal dalam perizinan.

Imam juga menolak, orang-orang yang dicurigai melakukan bom bunuh diri dengan satu pistol dan menewaskan 130 orang tewas, sebagai “teroris”.

“Mereka teroris adalah sekelompok pencuri dan pengedar narkoba yang mengenakan pakaian keagamaan,” katanya.

“Seluruh masalah bukan tentang Islam, tapi tentang teroris. Ini adalah masalah keamanan untuk semua orang.”

Seperti dilaporkan Al Jazeera, Kamis (3/12/2015), ada 2.600 masjid di Prancis. Setelah serangan mematikan bulan lalu, pemerintah mulai menyidik izin-izin dari masjid dan mencari kelemahannya.

Advertisement