YOGYAKARTA – Setelah kasus kematian 3 Mahasiswa usai Diksar Mapala, Rektor Universitas Islam Indonesia (UII) Harsoyo memutuskan mundur dari jabatannya.
Keputusan itu diambil karena khawatir terhadap nasib kampus itu. Harsoyo secara resmi meletakkan jabatan di hadapan Sidang Senat UII, Senin (30/1/2017) ini, Ia menyampaikan keputusannya mundur adalah cara terbaik agar UII tidak hancur.
Sebelum secara resmi melepas jabatannya, ia mendengar ada indikasi tim independen dan Komnas HAM masuk ke UII untuk menyelidiki kasus kematian tiga mahasiswanya usai mengikuti Diksar Mapala.
“Apa jadinya jika tim independen akan masuk ke kampus UII. Saya khawatir hal itu akan membuat kita semakin hancur,” ujar Harsoyo.
Dia tidak menginginkan pengungkapan kasus itu dilakukan di luar institusi kepolisian dan Tim Investigasi internal UII sendiri.
Dikutip dari Solopos, Harsoyo meminta Wakil Rektor I dan Wakil Rektor II tidak ikut-ikutan mundur agar kampus swasta tertua di Indonesia itu bisa tetap solid menjaga eksistensinya.





