ISRAEL – Pasukan keamanan Israel menghancurkan rumah seorang warga Palestina Omar al-Abed, tersangka yang diduga membunuh tiga orang Yahudi yakni Yossi, Haya dan Elad Salomon bulan lalu di rumah mereka.
IDF, bersama dengan Polisi Perbatasan dan Administrasi Sipil, membongkar rumah Al Abed yang menikam tiga orang Israel tewas di rumah mereka di pemukiman Yahudi di Halamish, bulan lalu.
Diketahui Omar al-Abed (19), telah ditembak dan ditangkap oleh seorang tentara yang tidak bertugas di lokasi serangan 21 Juli.
Saat tentara mulai menghancurkan rumah tersebut, yang terletak di desa Kobar, Palestina, bentrokan terjadi antara penduduk Palestina di desa tersebut dan pasukan keamanan, di mana seorang wartawan Palestina menderita luka di kepala.
Berkat sumbangan dari penduduk desa, keluarga al-Abed menerima lahan pengganti dimana mereka bisa membangun rumah baru mereka.
Sementara dilansir Al Jazeera, warga mengatakan bahwa kendaraan tentara dan buldoser memasuki wilayah utara Ramallah Rabu sekitar pukul 03:00 dan mengelilingi rumah dua lantai, satu lantai yang masih dalam proses pembangunan.
Banyak penduduk desa mencoba menghentikan tentara tersebut untuk melakukan pembongkaran tersebut. “Keluarga tahu bahwa ini akan terjadi beberapa hari setelah serangan tersebut. Mereka telah menerima pemberitahuan pembongkaran, jadi mereka punya waktu untuk mengambil barang-barang mereka,” ujar koresponden Al Jazeera.





