JENEWA – Badan migrasi PBB mengatakan pada Selasa (29/5/2018) jika lebih dari 2.200 migran telah diselamatkan sejak Jumat lalu di Laut Mediterania antara Afrika Utara dan Italia.
“30.300 migran dan pengungsi memasuki Eropa melalui laut melalui 147 hari pertama tahun 2018, dengan sekitar 40 persen tiba di Italia, 35 persen di Yunani, dengan sisa 25 persen tiba di Spanyol,” Joel Millman, juru bicara agensi, mengatakan pada konferensi pers di Jenewa.
Sejauh ini, menurutnya, 655 migran dan pengungsi, yang berusaha mencapai Eropa, telah meninggal di Mediterania tahun ini.
Kedatangan pendatang Mediterania pada titik ini tahun ini telah berjalan di bawah setengah tingkat tahun lalu pada tanggal ini, dan kurang dari 15 persen volume tahun 2016 pada titik ini di tahun ini.
Bulan ini, kedatangan migran dan pengungsi ke Italia (2.638) berada di peringkat kedua, mengikuti Spanyol (2.880) dan sedikit di depan Yunani (2,360).
Mencatat bahwa lebih dari 2.200 migran telah diselamatkan dalam empat hari terakhir di Laut Mediterania, Millman mengatakan operasi pendaratan migran terbesar terjadi Sabtu lalu di Augusta Italia (Sisilia) dengan lebih dari 720 migran.
“Semua migran tiba di Augusta telah berangkat dari Libya. Ada banyak orang Afrika Barat bersama dengan para migran yang datang dari Tanduk Afrika,” katanya, dikutip Anadolu.





