NEW YORK – Wakil Sekretaris Jenderal untuk Urusan Kemanusiaan dan Koordinator Bantuan Darurat, PBB, Mark Lowcock, dan Direktur Eksekutif UNICEF, Henrietta Fore, melaporkan kondisi Yaman
akibat pertempuran di Hudaydah.
“Deskalasi baru-baru ini dalam pertempuran di Hudaydah telah berdampak kepada ratusan ribu warga sipil yang masih tinggal di kota. Kami mendesak semua pihak untuk membantu,” tulis pernyataan itu yang dirilis melalui laman reliefweb.int.
“Pada saat yang sama, kami sangat prihatin terhadap keselamatan dan perlindungan warga sipil dan infrastruktur sipil. Pertempuran beberapa minggu terakhir di Hudaydah telah merusak fasilitas kesehatan,” terangnya, baru-baru ini.
“Kami sangat mengkhawatirkan Rumah Sakit Al Thawrah, yang merupakan satu-satunya fasilitas di kota yang dilengkapi untuk menyediakan berbagai perawatan sekunder dan tersier. Fasilitas ini sangat penting untuk jutaan orang di Propinsi Hudaydah,” lanjutnya.
Layanan penting di rumah sakit ini termasuk malnutrisi fasilitas perawatan, dua unit perawatan intensif yang menyediakan perawatan darurat intensif termasuk untuk bayi yang baru lahir, dan pusat perawatan kolera yang telah mengobati 1.615 pasien sejak Agustus 2018.
Dinayatakan juga, lebih dari 81.000 anak dirawat di rumah sakit di 2017, sementara lebih dari 45.000 telah menerima perawatan di sana sepanjang tahun ini.
Kedua lembaga ini berharap para pihak yang bertikai harus menjamin keselamatan pasien, anggota keluarga dan staf medis di rumah sakit.





