PBB: Hampir 300.000 rohingya Melarikan Diri ke Bangladesh

Musim Rohingya mengungsi setelah gelombang kekerasan yang ditujukan pada mereka di Rakhine, Myanmar. Foto:Reuters

MANMAR – PBB mengatakan hampir 300.000 orang Rohingya telah melarikan diri dari kekerasan di negara Rakhine ke Bangladesh.

PBB bersiap menghadapi gelombang pendatang lebih banyak lagi di Bangladesh dengan puluhan ribu lainnya yang diyakini mengungsi di Rakhine.

Kelaparan, luka-luka dan trauma telah dibawa warga Rohingya yang tiba di Bangladesh setiap hari sejak kekerasan meletus di Rakhine, dimana anak-anak dan orangtua melintasi bukit-bukit dan ladang berlumpur sepanjang hari atau melakukan perjalanan menggunakan kapal yang berbahaya.

Pihak berwenang Bangladesh berencana membangun sebuah kamp yang bisa menampung seperempat juta orang.

Tapi mereka juga mendesak Myanmar untuk membendung eksodus tersebut dengan menyediakan ‘zona aman’ bagi Rohingya di dalam Rakhine.

“Sekitar 290.000 orang Rohingya tiba di Bangladesh sejak 25 Agustus,” kata Joseph Tripura, seorang juru bicara badan pengungsi PBB, kepada AFP, Sabtu (9/9/2017).

Ada sekitar 1,1 juta orang Rohingya, yang dicerca sebagai imigran ilegal dan ditolak kewarganegaraan oleh Myanmar, tinggal di negara bagian Rakhine.

Sekitar sepertiga dari jumlah tersebut telah melarikan diri sejak Oktober ketika sebuah kelompok militan Rohingya yang baru melancarkan serangan pertamanya, memicu tindakan keras oleh tentara Myanmar.

Mereka yang telah berhasil sampai di Bangladesh telah bergabung dengan anggota keluarga yang telah berkemah di wilayah Cox’s Bazar atau tempat penampungan sementara di perbukitan dan pinggir jalan saat hujan turun.

Advertisement