PBB Kecam Kematian Jurnalis Al Jazeera di Tepi Barat

Ilustrasi Ratusan pelayat hadiri pemakaman Ibu hamil dan anaknya yang tewas akibat serangan Israel ddi Gaza, Kamis (8/8/2018)/ Aljazeera

JENEWA – Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengecam tewasnya jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh di Tepi Barat.

“Sekjen terkejut atas kematian Shireen Abu Akleh, reporter Palestina-Amerika untuk stasiun TV Al Jazeera, yang ditembak mati pada dini hari saat meliput operasi pasukan keamanan Israel di Jenin di wilayah pendudukan Tepi Barat,” kata wakil juru bicaranya Farhan Haq pada Rabu (11/5).

Sekjen PBB mendesak otoritas terkait untuk melakukan penyelidikan independen dan transparan atas kasus ini sekaligus memastikan bahwa mereka yang bertanggung jawab diseret ke pengadilan, lanjut jubir.

“Sekjen mengecam semua serangan dan pembunuhan terhadap jurnalis dan menekankan bahwa jurnalis tidak boleh menjadi target kekerasan. Pekerja media harus bertugas secara bebas dan tanpa kekerasan, intimidasi atau tanpa rasa takut menjadi target. Sekjen kembali menegaskan pandangannya bahwa kebebasan pers sangat penting untuk perdamaian, keadilan, pembangunan berkelanjutan dan HAM,” tambahnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Xinhua.

 

Advertisement