JENEWA-Serangan udara Rusia sampai bulan ini masih terus berjalan di sejumlah daerah di Suriah. Banyak pihak yang mengutuk serangan tersebut.
Termasuk PBB di Jenewa yang mengutuk keras serangan udara mematikan Rusia Senin lalu di rumah sakit dan sekolah yang ada di Suriah utara.
Juru bicara HAM PBB Rupert Colville, seperti dilansir AFP pada konferensi pers Selasa kemarin (16/2) mengatakan: “Jika serangan itu disengaja, dan menargetkan fasilitas kesehatan juga secara sengaja, maka hal itu bisa dianggap sebagai kejahatan perang.”
“Pesawat Suriah dan Rusia sangat aktif di daerah ini, mereka harus tahu siapa yang bertanggung jawab,” kata Colville dalam konferensi pers, Selasa kemarin.
Serangan terhadap sekolah dan rumah sakit di Suriah menunjukkan bahwa serangan tersebut disengaja dan meruppakan “taktik perang”, Colville menambahkan.
Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon juga mengutuk serangan rudal baru-baru ini di Suriah utara. Lima unit medis dan dua sekolah terkena dalam serangan Senin yang lalu. Dalam serangan itu sekitar 50 warga sipil tewas dan puluhan lainnya terluka, termasuk anak-anak.
Colville menggambarkan jumlah korban tewas dan terluka sebagai konyol dan mengejutkan dan benar-benar dapat dimaafkan





