JENEWA – PBB meminta negara-negara di dunia untuk memperhatikan lagi nasib warga Yaman yang sudah semakin diambang kelaparan parah dan membutuhkan bantuan.
Sekretaris Jenderal UEN Antonio Guterres pada akhir sebuah konferensi pleno pada hari Selasa (25/4/2017) mengatakan jika negara-negara donor telah menjanjikan hampir $ 1,1 miliar untuk bantuan kemanusiaan ke Yaman.
PBB telah mengatakan bahwa pihaknya membutuhkan $ 2,1 miliar tahun ini untuk mencegah kelaparan di Yaman, di mana seorang anak meninggal setiap 10 menit karena kelaparan dan penyakit.
Sementara itu David Beasley, Direktur eksekutif Program Pangan Dunia mengatakan, “Di Yaman, kelaparan dan kekurangan gizi telah mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya dan ancaman kelaparan akan semakin besar. Negara ini berada di ambang bencana,” katanya, dilansir Reuters.
Sebelumnya, pejabat Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Rusia memperingatkan terhadap sebuah serangan oleh pasukan koalisi pimpinan-Saudi di pelabuhan Hodeidah yang dipenjara di Yaman, jalur bantuan untuk sebuah negara di mana jutaan orang sangat membutuhkan makanan.
Pemerintah, yang didukung oleh Arab Saudi dan Barat, telah memerangi gerakan Houthi yang selaras dengan Iran selama lebih dari dua tahun dalam sebuah perang yang telah menewaskan sedikitnya 10.000 orang.





