Pedagang Kacang Rebus Ini Memiliki Impian untuk Berhaji

Kacang rebus
Foto dok KNJ

JAKARTA (KBK) – Mencari nafkah dengan ditemani semilir angin malam sudah merupakan hal biasabagi Sutarya (83). Kulitnya yang mengeriput seakan sudah kebal dengan udara malam yang menusuk. Sebagai penjual kacang rebus keliling, selepas sore Sutarya harus sudah siap dengan dagangannya.

Itu lah sepenggal rutinitas Sutarya untuk menyambung hidup. Setelah kisah hidup Sutarya diposting ke media sosial oleh netizen  bernama Dede Chandra, Sutarya banjir pujian. Dalam postingannya Sutarya terlihat tengah memikul dagangannya dengah mengenakan kemeja lusuh bercelana pendek.

Menurut Dede, Sutarya merupakan pemulia yang hebat. Kendati tak lagi muda namun semangat Sutarya untuk bekerja tampak masih menyala-nyala. Setelah lama berjualan kacang rebus harapan Sutarya hanya satu, ia ingin sekali untuk bisa berhaji dan sejak 5 tahun lalu Sutarya telah mendaftarkan diri untuk bisa pergi ke tanah suci. Meski harus wara-wiri keluar masuk kampung menjajakan kacang, namun Sutarya tak pernah lupa akan kewajibannya menunaikan solat lima waktu.

“Beliau bilang solat berjamaah di masjid nomor 1 dan jualan nomor 2,” ucap Dede dalam postingannya di akun facebook Ketimbang Ngemis Jakarta.

Ketika ditemui Dede di sebuah masjid di bilangan Poncol, Kemayoran, Jakarta Pusat, malam itu Sutarya tampak tegar menjalani cobaan hidup. Dalam pertemuan itu ada satu hal yang menurut Dede lucu sekaligus memancing haru. Saat Sutarya diberikan peci baru, ia menolak memakainya dengan alasan takut kotor.

“Saya bilang kopiah lamanya disimpan saja, namun beliau jawab tidak mau ‘Kopiah baru kan bersih jadi buat solat dan jumatan saja, saya pakai kopiah lama untuk jualan’ mantap sekali beliau ini,” kata Dede.

Netizen bernama Levi Rose Junaidi yang ikut berkomentar mengaku terperangah dengan apa yang dijalani Sutarya. Menurut Levi, kisah hidup yang dijalani Sutarya patutu di contoh karena pantang menyerah.

“Salut sama semangatnya si mbah, patut di contoh. Semoga sehat terus si mbah dan mas Dede Chandra yang menjembatani memberi rezeki ke mbah ditambah lagi rezekinya, amin,” tulisnya.

 

Advertisement