RIYADH – Omar Abdulaziz, seorang pembangkang Arab Saudi mengaku telah melakukan pembicaraan dengan wartawan Jamal Khashoggi lewat telepon sebelum hilangnya Khashoggi.
Dalam pembicaraan tersebut Abdulaziz yakin pemerintahan Riyadh menyadapnya.
“Tentu saja mereka mendengarkan perbincangan antara saya dan Jamal dan aktivitas lainnya di Kanada, Amerika Serikat, Turki, dan Arab Saudi,” ungkapnya dalam wawancara dengan CBC, yang dikutip AFP, Senin (15/10/2018).
Lebih lanjut Abdulaziz mengaku sedang mengerjakan sejumlah proyek dengan Khashoggi, termasuk kampanye untuk melawan propaganda pro-pemerintahan Saudi di jejaring sosial.
Khashoggi yang seorang jurnalis Washington Post dan kerap mengkritik Riyadh, hilang di kantor konsulat Saudi di Istanbul dua pekan lalu.
Saat itu, Khashoggi datang ke kantor konsulat untuk mengurus sejumlah dokumen demi kelancaran pernikahannya dengan tunangannya yang merupakan warga Turki, Hatice Cengiz.
Cengiz mengaku calom suaminya tak pernah keluar lagi dari gedung tersebut, hingga kini kasusnya memanaskan hubungan AS dan Arab Saudi.





