Pemerintah Harus Total Bantu Rohingya

BOGOR—Pemerintah Indonesia diminta total membantu pengungsi Rohingya yang hingga kini masih berada di Aceh dan sekitarnya. Pasalnya, hingga kini kondisi pengungsi Rohingya masih terkatung-katung. Belum ada kejelasan apakah mereka akan tetap ditampung di Indonesia atau tidak.

“Pemerintah harus berikan komitmen yang total, termasuk di dalamnya politik, finansial, sosial, moral, dan bantuan kemanusiaan,” ujar Ketua Dewan Pembina Dompat Dhuafa, Parni Hadi. Desakan ini disampaikan ketika memberikan sambutan dalam Konferensi Internasional Rohingya yang digelar SEAHUM, Rabu (18/5/2016).

Parni Hadi mengapresiasi semua pihak yang selama ini telah bahu-membahu dalam melayani pengungsi Rohingya. Namun demikian, menurutnya bantuan yang diberikan kepada mereka tidak boleh dilandasai hanya karena kesamaan agama. “Ini adalah masalah kemanusiaan. Meski pengungsi Rohingya beragama Islam, bukan berarti ini hanya menjadi isu agama,” tukasnya.

Mantan Direktur Utama RRI ini, simpati terhadap pengungsi Rohingya saja tidak cukup untuk mengatasi masalah yang dihadapi mereka. Penderitaan yang mereka alami tidak boleh hanya menjadi perhatian umat Islam, melainkan juga semua pemangku kepentingan di negara-negara penerima.

Parni menambahkan, Indonesia pernah punya pengalaman bagaimana menangani pengungsi Vietnam pada tahun 1970-an. Mereka ditampung di Pulau Galang, Kepulauan Riau. “Di Indonesia, pengungsi Rohingya adalah saudara-saudara kita. Oleh karenanya pemerintah Indonesia harus memberikan perhatian lebih,” tukas Parni.

Advertisement